Apakah di dunia

Tak ada suka tanpa duka

Tak ada cinta tanpa sengsara

Yang meracuni sucinya jiwa

Mengapa cuaca yang cerah

Mengapa derasnya aliran darah

Seolah tak pernah singgah

Di dalam hati yang gundah

Bercampur dengan amarah

Apakah hati ini sudah mati

Apakah detak jantung mulai berhenti

Terbuang dalam curamnya tebing yang tak bertepi

Semuanya pergi begitu saja

Tinggalkan diriku yang penuh luka

Tersudut dalam gelapnya neraka dunia

Sendiri dikala hati dilanda kegundahan, kegelisahan, hingga tetesan air mata tak sadar tlah mengalir. tak mampu ku menyapunya…

Inilah …

Perasaan yang tak mungkin mereka rasakan

Perhatian yang tak bisa mereka goyahkan

Perhiasan yang pernah mereka dapatkan

Kebahagiaan yang tak akan mereka berikan

Karena …

Canda tawanya menjadi senyum di hatiku

Sinar matanya menjadi cahaya dalam gelapnya jiwaku

Kehadirannya menjadi kekuatan dalam ragaku

Tangis sedihnya menjadi pedang yang siap membunuhku

Mereke takkan pernah percaya

Sosok ini benar-benar nyata keberadaannya

Bagiku …

Inilah anugrah Sang Pencipta

Karena ku bisa lalui masa-masa indah bersamanya…

Puisi sendiri aku ciptakan untukmu cintaku…


Entah apa yang terus kupikirkan

Saat segalanya mulai kulupakan

Saat sejuta rasa mulai terhempaskan

Saat keberadaanmu enggan lagi memberi kehidupan

Entah apa lagi yang akan tersisa di hati

Saat bayang dirimu terus berlari

Hadirkan luka dalam gelapnya jiwa yang terus menanti

Halangi mimpi tuk segalanya yang kian berarti

Apakah arti semua ini

Bila dirinya tak mampu lagi menyinari

Bila senyumnya tak mampu lagi mengusir sepi

About